17 Rekomendasi Tempat Makan Halal di Jepang, Osaka – Kyoto – Tokyo – Kawaguchi

Author: ilgotrip

Japan Halal Food Tempat makan halal di Jepang

Berikut adalah referensi resto atau kedai tempat makan halal di Jepang yang biasanya kota-kota besar ini (Osaka, Kyoto, Tokyo, Kawaguchiko) didatangi oleh para wisatawan. Kedai-kedai ini pernah saya coba atau saya datangi, dilengkapi dengan informasi ketersediaan praying room. Mungkin sudah banyak yang ulas, tapi semoga beberapa tambahan daftar nama-nama kedai dan kompilasi ini bisa sedikit berguna bagi kalian warga Indonesia yang merencanakan berwisata ke Jepang.

Mencari tempat makan halal di Jepang menurut saya gampang-gampang susah. Menjadi susah jika saat sudah tiba di Jepang, tapi sama sekali belum pernah browsing dari Indonesia akan nama dan lokasi dari kedai tempat makan halal tersebut yang sebenarnya informasi-nya sudah banyak bertebaran di internet. Karena kadang, walau sudah tau namanya, untuk mencari lokasi di aktual hari H pun butuh waktu dan pikiran yang ekstra lho (buat saya yang masih belum bisa baca arah mata angin, selain kiri dan kanan…hehe), sementara masih banyak tempat wisata lain yang ingin kalian datangi dengan waktu hari liburan yang terbatas. Kedai-kedai yang tersebut namanya di bawah ini sudah Halal certified, tidak menjual menu pork, dan atau mereka memang memasang logo Halal di kedainya, dan semuanya menyediakan menu dengan nasi (kecuali Sekai Café per Maret 2017).

 

OSAKA

  1. Matsuri, Noda (rekomen banget)

Saya baru tau tempat ini Maret 2017 dan sangat exciting dengan menu-menu beragam mereka yang asli kuliner Jepang tetapi tetap halal dengan koki yang memang asli orang Jepang. Awalnya tau karena melihat postingan seorang teman di Facebook saat sedang makan di sana.

halal food Osaka - Matsuri resto

Halal food Osaka – Matsuri resto

Pertama kali mencoba menu okonomiyaki seafood dan merasa terharu sekali dan rasanya saat itu tidak percaya kalau akhirnya bisa makan okonomiyaki halal yang enakkk di Jepang. #lebay tapi beneran sih 😀 . Okonmiyaki fresh made from the grill, enak disantap langsung saat masih hangat. Udang kupas besar yang crunchy tersembunyi di dalam adonan matang okonomiyaki di balik tumpukan topping serutan ikan kering atau bonito flakes. Untuk okonomiyaki, skor dari saya 9 dari 10.

Teman saya yang baru makan di sini bilang, untuk ramen Matsuri paling enak diantara kedai-kedai lain yang akan saya sebutkan selanjutnya, ayam gorengnya juga, overall bumbu masakan di sini tasty. Kalau untuk sushi, mungkin skor 7.5 dari 10, ga tau yah kenapa, apa waktu itu saya lagi kekenyangan aja kali makan sushi dan sepertinya potongan ikan untuk sushinya terlalu besar dibanding nasinya (maaf yah kalau taste lidah saya berbeda dengan pendapat kalian)…entahlah. hehe

Ruang kedai cukup besar yang dibagi menjadi dua, satu dengan meja kursi, sedang ruang lainnya dengan meja lesehan. Pelayanan ramah dan sangat baik, ketika saya datang sudah larut dan sepertinya sudah hampir tutup, tapi mereka masih memperbolehkan saya masuk.

Oia, lokasi Matsuri yang baru buka Mei 2016 ini cocok didatangi terlebih jika kalian selesai main dari wahana Universal Studio Japan – USJ, karena setelah dari stasiun Universal City menuju stasiun Nishikujo, maka hanya perlu berganti train JR Osaka Loop Line lokal warna oranye dengan jarak 1 stasiun saja menuju JR Noda.

Akses : keluar JR Noda station ambil ke arah kiri ke area barisan kedai-kedai takoyaki..jalan terus 2 menit  sampai bertemu jalan raya (jalan ke-1) dan hadap ke kiri, jalan lagi 500 meter sampai bertemu jalan raya besar dan kembali hadap jalan ke kiri, maka akan bertemu kedai kira-kira 10 meter di kiri jalan. Sedikit tips, kalau tidak ingin berjalan 500 meter tadi yang hanya melewati view gedung-gedung, bisa masuk ke gang sebelah kiri yang terletak di sebrang jalan raya (jalan ke-1 tadi), di situ akan bertemu shotenggai Shinbashi Street (gang shopping) yang menjual barang-barang murah dan menarik mulai dari snack coklat oleh-oleh, pernik peralatan rumah tangga, baju, mochi panggang, dll. Yakin deh, kalau melewati street market ini tidak terasa capeknya berjalan kaki karena sekalian cuci mata alias window shopping atau ya malah belanja.

ATAU akses lainnya : exit subway Nodahanshin, Sennichimae Line exit 7, sangat dekat hanya 20 meter walking.

Harga: Sushi isi 2 potong start 210 yen, 880 yen okonomiyaki , 680 yen self-made takoyaki, 750 yen ramen, 480 yen dumpling, 480 ayam goreng, sashimi, dll dll (belum tax)

Prayer room: ada // Toilet : ada

  1. Sojibo Soba, Kansai (rekomen banget)

Sewaktu saya sedang iseng menghabiskan waktu berkeliling inner area airport Kansai (karena overnight buat flight balik ke tanah air esok paginya), tidak sengaja menemukan resto halal ini. Saat itu saya hanya melihat-melihat kisaran harga di daftar menu yang dipasang di depan store, karena saya berencana akan ke sini lagi di sore hari saat adik saya dari Jakarta tiba hari pertama untuk berwisata di Jepang.

Halal food Osaka - Sojibo Soba Kansai

Halal food Osaka – Sojibo Soba Kansai

Sore tiba, saya menunggu adik dan satu temannya di kursi-kursi empuk depan eskalator di area 3Coins Ooops store (yang berhadap-hadapan dengan Uniqlo). Usai mereka sholat di mushola bandara, saya ajak mereka ke Sojibo. Sebelum masuk, staf ramah Sojibo mencarikan meja untuk kami. Dan momen terindah yang saya rasakan saat itu adalah saat adik dan temannya yang memesan menu makanan. Kenapa saya bilang terindah, karena mereka talking to waitress in Japanese. Haha..seneng banget saya melihatnya, jadi saya tidak perlu repot order makanan dalam bahasa Inggris (iyah…saya memang tidak bisa speaking Japanese 🙁 ). Jadi adik saya dan temannya ini memang lulusan sastra Jepang, jadi karena hari itu adalah wisata pribadi mereka pertama kali di Jepang, mereka juga jadi belajar practicing Japanese dengan orang lokal. Dan waitress itu terlihat senang berkomunikasi bahasa Jepang dengan wisatawan asing.

Mie soba di sini juga enakk, skor dari saya 8.5 dari 10. Overall desain dalam resto dan menu yang disedikan terasa sekali atmosfir Jepangnya dan porsi soba hot kuahnya sangat besar, tapi ya saya habis juga sih satu mangkok besarnya. My tummy is full that night.

Akses : Terminal 1 Kansai Airport, lantai 3, hampir paling ujung menjauhi store Uniqlo (kira-kira di depan sushi Ganko)

Harga: Soba cold atau hot start 590 – 1580 yen

Prayer room : Tidak ada (tapi bisa ke prayer room/mushola airport yang letaknya tidak jauh karena masih se-lantai dengan Sojibo resto. Letak selasar prayer room bersebelahan dengan store Uniqlo yang tepat di depan eskalator. Mushola luas, bersih, ada mukena, top banget deh Jepang!!

  1. Sanuki Udon, Kansai

Karena makan di sini sudah lama di tahun 2013 lalu, jadi sudah lupa mau komentar apa, tapi mie udonnya enak dan tebal, kuah ikannya tasty. Seperti kedai umumnya di Jepang, juga terdapat menu goreng-gorengan macam udang tempura dan kakiage (gorengan campuran sayur).

halal food Osaka - Sanuki udon Kansai airport - ilgotrip

halal food Osaka – Sanuki udon Kansai airport

Akses : Terminal 1 Kansai Airport, lantai 2 di area Gate E (North) di Gourmet Avenue dekat Domestic Arrival.

Harga: start 450 – 760 yen

Prayer room: tidak ada (dapat menggunakan mushola airport)

 

KYOTO

  1. Ramen Gion Naritaya

Jika mengunjungi Kyoto namun belum strolling ke area Higashiyama Gion dan Kiyumizudera, menurut saya sepertinya ada yang akan kurang lengkap. Setelah berkelilling area di sini dapat beristirahat dan mengisi perut di kedai makan Halal Ramen Gion Naritaya. Kedai makan yang buka sejak awal Oktober 2015 ini masih satu group dengan Naritaya Ramen Asakusa juga.

Halal food Kyoto - Ramen Gion Naritaya

Halal food Kyoto – Ramen Gion Naritaya

Kedai berinterior kayu-kayu warna coklat dengan kursi-kursi individual, ada dua deretan meja memanjang, yang satu menempel ke tembok dan satu lagi berada di balik koki yang memasak. Tipikal kedai makan ramen ala bar yang banyak ditemui di Jepang. Kedai ini juga memiliki 1 area meja lesehan yang muat untuk grup 4-6 orang. Desain dan ukuran kedai memang minimalis dengan hanya 1 lantai yang sepertinya sering ramai dikunjungi oleh wisatawan muslim yang mayoritas dari Indonesia dan Malaysia.  Menu miso ramen enakkk, skor dari saya 9 dari 10, rekomen untuk dicoba.

Akses : Dari Kiyumizudera Temple menyebrang jalan untuk naik bis hijau nomer 206 atau 100 (city bus pass) atau bis apa saja yang turun di Halte bis Gion (bukan bis ke arah Kyoto station). Lalu jalan kaki terus 15 meteran dan setelah gang ke-2 kiri jalan masuk ke dalam gang arah jalan Shinbashi-dori (patokanny jalan raya di sebrang gang terdapat gerbang kayu besar).  Jalan masuk sekitar 20 meter dan kedai ada di sebelah kanan.

Harga :  Mazesoba  (ramen Jepang tanpa kuah, topping: daun bawang, bawang Bombay, suwiran ayam, telur rebus spicy) dari 700 Yen – 1200 Yen, Sho-yu Ramen 700 Yen, Soy milk ramen 950 Yen, Spicy miso ramen 1000 yen, soy-sauce flavor chicken rice bowl 650 Yen, fried chicken 300-500 yen, Nasi wagyu 850 Yen, Nasi  200 yen

Prayer room : ada, muat 2 orang // Toilet : ada

  1. Naritaya Halal Yakiniku, Gion

Ukuran restauran Naritaya terbilang besar untuk menampung pengunjung dan berdesain lebih modern dibanding kedai-kedai Jepang yang pernah saya singgahi. Menu utama mereka adalah lembaran-lembaran daging yakiniku dengan media panggang di meja untuk dipanggang masing-masing oleh pengunjung. Tapi mereka juga menyediakan menu nasi beef bowl sebagai opsi lain.

Halal food Kyoto - Yakiniku Naritaya

Halal food Kyoto – Yakiniku Naritaya

Akses : Letaknya bersebelahan dengan Gion Ramen, hanya beda 1 rumah

Harga : start 1500 – 3800 yen (boleh sharing) untuk set yakiniku, dan 1200 yen untuk beef bowl set.

Prayer room : tidak ada, tapi boleh menumpang sholat di Gion Ramen, karena mereka masih satu manajemen kedai

 

TOKYO

  1. Karaoke Manekineko, Shinjuku

Yup ini tempat karaoke, namun mereka memiliki pilihan menu meal atau makanan berat yang bervariasi. Saat itu manajemen memperbolehkan kami hanya order makanan tidak mengambil paket untuk berkaraoke dengan persyaratan kami harus order minuman juga. Kami memilih resto ini karena ruangannya yang cukup besar dan nyaman. Kalaupun 1 kamar atau ruangan masih tidak cukup juga untuk menampung teman-teman kamu, bisa juga mencoba pesan ruangan yang berhadap-hadapan.

Halal food Tokyo - Manekineko shinjuku

Halal food Tokyo – Manekineko shinjuku

Menu makanan dari ramen soyu-miso-salt, nugget, dumpling, curry, pizza, dll. Satu porsi ramennya besar dan ada pilihan pedas (banget) bagi yang suka menu pedas, tapi untuk ramen yang standard pedasnya pun saya rasa sudah pedas sekali. Karena taste-nya terlalu pedas, skor ramen dari saya 7.5 dari 10.

Akses : Yotsuya-Sanchome station, exit A1. Hanya berjarak 3 stasiun dari subway Tokyo Metro  Shinjuku, Marunouchi line.

Harga : start 450 yen

Prayer room : Tersedia sangat luas bisa muat 10 orang // Toilet : ada

  1. Sekai Café Asakusa

Saya baru pertama kali datang ke sini akhir Maret 2017 kemarin. Karena dikabari oleh teman bahwa siang itu Naritaya Ramen Asakusa sedang penuh crowded pengunjung. Yah daripada harus menunggu lama antri di Naritaya (walopun sama-sama di area Nakamishe shopping street sebenarnya, tapi berjalan menuju Naritaya masih cukup jauh bagi yang sudah kelaparan, masih 10 menit jalan kaki lagi dari Sensoji Temple dengan kaki Indonesia J). Jika masuk awal area shopping dari gerbang Kaminarimon, maka Sensoji Temple letaknya paling ujung/akhir, kira-kira 10 menit jalan kaki. Sedangkan Sekai Café Asakusa letaknya tak jauh dari gerbang Kaminarimon.

Halal food Tokyo - Sekai Cafe Asakusa

Halal food Tokyo – Sekai Cafe Asakusa

Dulunya Sekai café di Asakusa ini juga memiliki menu nasi, tapi mulai Maret 2017 mereka meng-update dengan meniadakan menu nasi (mungkin suatu saat akan ada lagi, entah kapan). Jadi menu pengganti nasinya lebih ke ala Barat, seperti kentang french fries, chewy curly potato (skor 7.5 dari saya), roti, Asakusa burger (ada 3 opsi patty: isi beef, vegetarian, dan ikan), pizza (pizzanya enak, skor dari saya 8.5 dari 10) dan untuk lauknya ada tumis mushroom, grilled lamb chopped, semangkuk besar salad (rekomen), dll. Mereka menginformasikan bahwa semua menu di resto ini made by themselves dan non MSG, jadi bukan yang fastfood bumbu bahan instan. Bagi yang vegetarian atau allergic menu tertentu, Sekai café bisa menjadi pilihan. Eh, lap tisu basah mereka lucu banget, digulung personal dan gratis boleh diambil untuk pengunjung (saya baru nemu yang beginian soalnya 😀 )

Btw mereka juga memiliki cabang di Oshiage (area Skytree Tower), tapi saya belum berkesempatan visit.

Akses : Asakusa station Ginza Line exit 1 (ada elevator) , gang ke-2 di sebelah kiri dari Gerbang Kaminarimon

Harga : start 500 yen (French fries), 1300 yen (burger), dll

Prayer room : ada (space tirai tertutup, 1-2 orang) // Toilet : ada

  1. Naritaya Ramen Asakusa

Mencoba ramen asli Jepang tentu menjadi wishlist bagi penggemar kuliner Jepang. Kedai dua lantai dengan menu utama ramen sesuai namanya Naritaya Ramen Asakusa Ini sudah paling tenar di kalangan wisatawan muslim Indonesia. Tebakan saya, mungkin mereka pionir ramen halal di Tokyo.

Halal food Tokyo - Naritaya Ramen Asakusa - ilgotrip

Halal food Tokyo – Naritaya Ramen Asakusa

Menu ramen beragam, tapi kalau saya pribadi akan bilang kalau kuah ramen di sini agak kurang spicy and bit salty, yang saya sempat coba yang regular ramen seharga 700 yen, skor dari saya 7.5 dari 10. Tapi nasi beef bowl dan nasi ayam hainan di sini enak. By the way mereka menerima order bento juga lho.. harga mulai dari 1000 yen/box (tergantung menu, jumlah box order, dan jenis delivery mau ambil sendiri atau pakai jasa kurir).

Akses : Asakusa station Ginza Line exit 1 . Saat tiba di Sensoji Temple ambil jalan ke kiri ke arah gang ruko-ruko merah paling kanan menjauhi area kawasan shopping Nakamishe street.

Harga : start 700 yen

Prayer room : ada (very small, 1 orang) // Toilet : tidak ada

  1. Asakusa Sushiken

Saya tidak masuk ke dalam kedai karena tidak sengaja menemukan tempat ini jadi hanya memfoto depan kedai saja karena masih pagi-pagi dan sedang on the way walking ke area Kappabashi (Kitchen Town).

Halal food Tokyo - Sushiken Asakusa - ilgotrip

Halal food Tokyo – Sushiken Asakusa

Letak Sushiken kira-kira di sebrang jalan raya area gapura Kappabashi. Berlokasi di sisi luar Asakusa Nakamishe shop area. Bisa jadi alternatif lain tempat lunch dengan menu sushi halal saat ke area Asakusa. Kalau melihat range price untuk menu sushi set-nya, sepertinya harga akan worthy jika makan tidak sendirian  alias lebih baik sharing dengan teman.

Akses: Asakusa station Ginza Line exit 1, dari Gerbang Kaminarimon (jangan masuk gerbang)  tetap jalan sampai bertemu pertigaan besar gedung ber-baliho big size (tapi jangan menyebrang), kemudian belok kanan. Sushiken ada di sebelah kanan jalan, kira-kira 50 meter dari sebrang baliho tadi.

Harga: start 780 yen

Prayer room : ada

  1. Café Sakura, Hotel Sakura Hatagaya

Bagi saya, menginap di hotel ini cukup menguntungkan karena hotel memiliki kafe di areal lobby yang menyediakan menu halal. Jadi kalau memang sudah desperate tidak menemukan resto halal di Tokyo atau lebih spesifiknya di area Shinjuku, bisa coba datang ke sini. Ada menu nasi rendang, nasi curry, menu pasta Egypt, dll.

Halal food Tokyo - sakura hotel hatagaya cafe - ilgotrip

Halal food Tokyo – Sakura Hotel Hatagaya Cafe

Kafe juga luas, banyak kursi, suasana nyaman, ada fasilitas PC & printer berbayar jika perlu mencetak tiket dll. Terdapat pula menu pudding telur dari telur-telur organik peternakan mereka sendiri di Tohoku. Saya jadi menyesal belum sempat mencoba pudding ini. Pelayanan dari stafnya ramah-ramah.

Akses : Hatagaya station South exit ke arah jalan kecil Nishihara Street, hanya 2 stasiun dari stasiun Shinjuku dengan Keio New Line

Harga : 390 yen untuk menu American breakfast, start 700 yen untuk meal

Prayer room : ada cukup besar (bisa muat 6 orang) // Toilet : ada

  1. Siddique Restaurant, Shinjuku Nishiguchi

Pertama kali ke sini tahun 2016 lalu ketika kebetulan Bis Kawaguchi yang saya tumpangi pemberhentian terakhirnya di jalan raya sebrang area West exit Shinjuku station (kalau sekarang lokasi drop-off penumpang mayoritas sepertinya sudah di Expressway Bus Terminal gedung NEWoMAN saja). Dari tempat bis berhenti tadi (di kanan sebrang jalan akan terlihat tulisan gedung Odakyu), jalan terus kira-kira 350an meter ke arah stasiun Shinjuku-Nishiguchi, resto ada di sebelah kiri jalan.

Halal food Tokyo - Siddique Shinjuku - ilgotrip

Halal food Tokyo – Siddique Shinjuku

Resto bermenu Pakistan & India ini, rasa makanannya enak dan sudah pasti spicy. Saya ambil menu mirip nasi kuning (turmeric rice) 250 yen dan tandori chicken 2 potong ukuran regular 500 yen. Teman saya memesan roti til naan berukuran kecil (roti berbentuk segitiga gurih) dan mendapat sekeranjang besar naan. Haha asiknya.

Oiya, ada kejadian lucu di sini, dimana saya dan salah satu waitress sibuk berdebat bagaimana pelafalan kata ‘sesame’ (wijen) yang benar dalam bahasa Inggris. Kalau dipikir-pikir iseng banget sih saya saat itu. haha

Akses : Shinjuku station west exit, Daini-Nissin Building lantai 2

Harga: start 500 yen

Prayer room: Tidak ada, tapi saat itu mereka ramah menawarkan ruang staf yang boleh dipergunakan untuk sholat sebenarnya (tapi kita tidak sholat di sana, sholat di bis malam Willer karena khawatir terburu-buru mengejar jadwal bis).

7. Kebab Ameyoko Market, Ueno

Mungkin terdengar aneh jika berada di Jepang, tapi ko makannya kebab. Tapi yah mau bagaimana lagi, kalau memang sedang tidak menemukan pilihan menu halal di area kita berwisata, makan kebab pun jadi. Praktis, enak, kenyang, serta umumnya halal. Staf kebab pun seringnya ya orang berkebangsaan Turki.

Halal food Tokyo - Kebab Ameyoko market - ilgotrip

Halal food Tokyo – Kebab Ameyoko Market

Nah kalau surganya kebab di Tokyo (bahkan mungkin di Jepang) ya Ameyoko Market. Ada kebab, nasi kebab, dan nasi ayam halal. Kedai-kedai ini berjejer saling menawarkan kebab andalannya, ada kedai Doner, Oskar, dll.

Halal food Tokyo - Kebab Mekan Harajuku

Halal food Tokyo – Kebab Mekan Harajuku

Selain di Ameyoko, kedai kebab lain juga saya temukan di Harajuku, bernama Mekan Kebab (di gang sebrang gapura tulisan Takeshita Dori atau sebrang Starbuck).

Kebab Saray Halal Asakusa

Halal food Tokyo – Saray Kebab Asakusa

Dan di  Asakusa bernama Saray Kebab (pinggir jalan utama perempatan besar Kaminarimon street, Asakusa station Ginza Line exit 2 yang menghadap ke arah Sumida River atau simbol emas The Asahi Flamme d’Or)

Akses Kebab Ameyoko : JR Ueno station, Shinobazu exit, menyebrang jalan ke arah gapura tulisan ‘Ameyoko’, kedai-kedai halal tersebut terletak di gang pertama dan kedua dari kanan. Atau subway Ueno station exit 5a/5b

Harga : start 500 yen

Prayer room : tidak ada (karena kedai outdoor). Sewaktu ke Ameyoko karena kebetulan ke Uniqlo Okachimachi juga, saya dan teman memutuskan untuk sholat di dekat luar restroom mall Uniqlo karena ada space yang lumayan cukup luas dan agak mojok untuk gelar sajadah. Uniqlo tidak begitu jauh, sekitar 200 meter dari tengah shop Ameyoko saat itu. Walaupun ketika melihat di peta ada juga masjid bernama Masjid Assalaam sekitar 500 meter dari Uniqlo, tapi karena keterbatasan waktu belum berkesempatan untuk visit.

  1. Khazana Restaurant, Odaiba

Restauran India ini terletak di dalam DECKS Mall lantai 5 area Seaside Mall. Saya hanya memfoto dari luar saja karena tidak sengaja menemukan resto ini setelah strolling dari Takoyaki museum di mall ini.

Menu makanan India seperti curry, roti Naan, Chicken tikka, turmeric rice, salad, etc

Halal food Tokyo - Khazana Odaiba - ilgotrip

Halal food Tokyo – Khazana Odaiba

Akses : Odaiba Kaihin-koen station, Yurikamome Line

Harga : start 1,500 – 1,980 yen

Prayer room (ada jam buka-tutup) : di Fasilitas mall lantai 5 area Seaside Mall di Decks Mall

 

KAWAGUCHI

Halal food Kawaguchiko - Alladin indo resto

Halal food Kawaguchiko – Alladin indo resto 2 (foto meja kiri atas) & resto 1 (foto yang lain)

  1. Alladin Indo Restaurant 1 (halte bis Ogi)

Makanan enak, ruangan besar. Roti naan nya besar bangett. I think ‘Indo’ di nama restaurant ini refers to menu India yang mereka sediakan.

Skala keramahan staf 7 dari skor 10. Perhatikan jadwal buka dan tutup resto, atau kadang jika resto sedang disewa untuk gathering atau party orang sana, ya gak bisa masuk.

Akses : Halte bus Ogi (Sightseeing Bus Red & Green Line), 10 meter tak jauh di depan resto.

Harga: start 800 yen

Prayer room: tidak ada, tapi mereka memperbolehkan jika ingin gelar sajadah di ruang restonya // Toilet : ada

Open : Lunch (11.00 – 15.00), Dinner (17.00 – 22.00)

  1. Alladin Indo Restaurant 2 (sekitaran area Kachi Ropeway)

Menu makanan di sini juga enak, bumbunya oke dan pas banget, mungkin karena memang dimasak oleh koki yang asli dari negara makanan berasal, yaitu dari India dan Pakistan. Untuk rasa makanan, skor dari saya 8.5 dari 10. Ukuran resto di sini jauh lebih kecil, mungkin lebih pas disebut kedai.

Hanya satu hal yang menurut saya minus, treatment atau perlakuan para staf terhadap tamu yang masih mengantri mungkin 6 dari skor 10. Prinsip mereka pada saat itu, mereka tidak ingin kursi mereka full penuh dari dua group tamu yang berbeda. Jadi misalkan kursi di resto ada 15, jika sebelumnya sudah ada 1 group tamu yang masuk mengisi kursi 10 orang,  maka sisa 5 kursi akan dibiarkan kosong dan para pengantri harus menunggu di luar pintu sampai 10 orang ini selesai makan. #elapkeringet eh salah #rapetinjaket soalnya pas kita nunggu di luar resto itu sedang rintik-rintik hujan salju yang asli bikin menggigil (jadilah kita menghangatkan badan di toko souvenir sebelah sambil gak tahan untuk tidak beli. Dan kami bergantian jaga antrian). Baru tau dan baru merasakan peraturan seperti itu yang tidak lazim sih kalau menurut saya. Sempat sebelumnya ada wisatawan Malaysia juga yang mengantri, tapi mereka akhirnya menyerah menunggu sehingga mengurungkan niat makan di sini dan lebih memilih beli nasi kepal onigiri di Lawson sebrang kedai. Kalau kita sudah dapat duduk di dalam, perlakuan mereka akan jauh berbeda menjadi lebih baik, sampai kira-kira 30 menit waktu makan habis. Tapi kalau kamu ikut berjoget menggoyangkan kepala saat musik di dalam diputar, ya mereka akan lebih ramah..ini kejadian ke salah satu teman saya soalnya. hihi

Akses : 30 meter walking dari halte bis Funatsu-hama Onsen Town (Sightseeing bus Red Line) arah Kawaguchi RopeWay

Harga : start 800 yen

Prayer room : tidak ada. Tips: Kalau kalian memang akan menuju ke Danau Kawaguchi juga, bisa sholat menggelar sajadah di area rerumputan taman danau, karena ada rest room juga ko di area danau.

Ternyata banyak juga ya tempat makan halal di Jepang, semoga jadi tambah semangat untuk pergi ke Jepang dengan tidak lupa bagi yang muslim untuk selalu menunaikan sholat ketika di sana..kan sudah dikasih tau juga informasi praying room-nya 😉  . Happy travelling good people!

written By : ilgotrip – Syarifatul Ulfah

Content, Photos of foods & places in this blog by : Syarifatul Ulfah (all right reserved)

 

## Please share this link URL website at your social media if you think the information here is helpfull. Thank you ##

Share Link to Friends: